spot_img
Kamis, Oktober 6, 2022
spot_imgspot_img
BerandaNasionalJohanis Tanak dan Nyoman Nara, Kandidat Pengganti Pimpinan KPK Lili Pintauli

Johanis Tanak dan Nyoman Nara, Kandidat Pengganti Pimpinan KPK Lili Pintauli

NASIONAL, Topinfo: Setelah adanya pengunduran diri pimpinan KPK Lili Pintauli. Kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons nama-nama calon pengganti pimpinan KPK. Lili Pintauli mengundurkan diri sebagai pimpinan KPK saat sidang dugaan pelanggaran etik.

Dalam proses mekanime pergantian komissioner KPK menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo dan DPR. Ada dua kandidat pengganti posisi Lili diantaranya, adalah Johanis Tanak selaku Direktur TUN Kejagung dan I Nyoman Wara selaku Auditor Utama BPK RI.

Ali Fikri selaku juru bicara KPK mengatakan, sehubungan dengan surpres, kaitan pergantian pimpinan KPK. Hal ini sudah tercantum dalam mekani UU KPK, bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden dan DPR. Bukan ranah KPK terkait dengan siapa yang akan mengganti dari LPS (Lili Pintauli Siregar) tersebut, ungkap Ali Fikri, Rabu (21/09/2022).

“KPK tak memiliki kewenangan menentukan siapa pimpinannya, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Proses pemilihan pimpinan atas pergantian komissioner KPK, sepenuhnya merupakan kewenangan presiden dan DPR,” ungkap Ali.

Arsul Sani selaku Anggota Komisi III DPR mengatakan, nama-nama pengganti pimpinan KPK, ada dua nama yakni, Johanis Tanak dan I Nyoman Wara, ujar Arsul saat dimintai keterangan pihak media, di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (20/09/2022).

Johanis Tanak merupakan Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI. Kemudian I Nyoman Wara merupakan Auditor Utama BPK RI. “Sebelumnya, kedua nama-nama ini sempat tidak lolos seleksi capim KPK 2019,” ungkap Asrul.

Arsul menjelaskan, setelah Surat Presiden diterima oleh Pimpinan DPR, akan dilakukan Rapat Badan Musyawarah DPR. “Setelah itu hasil rapat Badan Musyawarah DPR akan ditugaskan ke Komisi III DPR RI. Baru bisa kita jadwalkan di Komisi III, sekaligus akan kita agendakan fit and proper test,” ungkap Arsul.

Diketahui pihak Istana telah mengirimkan surat presiden (Surpres) tentang usulan pergantian komisioner KPK kepada DPR RI. Pratikno selaku Mensesneg mengatakan, surat presiden tentang pergantian komissioner KPK sudah disampaikan kepada DPR.


Editor: Fauzan B

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments