Minggu, Juli 3, 2022
Google search engine
BerandaNasionalDiprediksi Bakal Muncul 4 Poros dari Partai Koalisi

Diprediksi Bakal Muncul 4 Poros dari Partai Koalisi

NASIONAL, Topinfo: Mendekati tahun 2024, mulai banyak bermunculan manufer politik yang terlihat untuk membentuk partai koalisi. Diantaranya ialah, Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

Kemudian ada Koalisi Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat. Selanjutnya ada Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), yang terdiri dari PKB dan Partai Gerindra. Disusul oleh poros PDIP sendiri.

Partai politik (Parpol) yang akan berkontenstasi untuk maju di Pilpres 2024 mereka harus memperoleh suara yang signifikan di Pemilu 2024.

Maka diperlukan koalisi antar Parpol, untuk bisa memenuhi syarat Presidential Threshold dalam mengusung Capres-Cawapresnya sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden.

Taufiq Ms selaku Direktur Lembaga Survey Cakra Nusantara mengatakan, pemilihan Presiden 2024 diprediksi akan diikuti oleh empat poros koalisi beserta nama-nama capres-cawapres yang akan di usung berdasarkan hasil survey.

 

Pertama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP. KIB diperkirakan akan mengusung Ganjar Pranowo-Khofifah sebagai capres dan cawapresnya. Sebab, KIB sudah memenuhi ambang batas presidential threshold, dengan jumpalh kursi DPR 25,87%, dan perolehan suara nasional 33.125.559.

Kedua ada Koalisi Partai Nasdem, PKS, Demokrat diperkirakan akan mengusung capres-cawapres Anies Baswedan-AHY. Mengingat koalisi tersebut memiliki jumlah kursi DPR 28,50%, dan perolehan suara nasional sebanyak 35.031.962

Ketiga ada Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (Gerindra dan PKB) yang akan mengusung, Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar, sebagai Capres & Cawapresnya. Mengingat Koalosi KKIR memiliki jumlah kursi DPR berjumlah 23,25%. Dan Perolehan suara Nasional sebesar 31.164.936.

Keempat oleh PDIP sendiri yang diperkirakan akan mengusung, Puan Maharani-Erik Tohir. Mengingat partai PDIP memiliki jumlah kursi DPR sebanyak 22,38% dan perolehan suara nasional sebanyak 27.053.961 suara.

Meskipun sejauh koalisi yang terbentuk secara resmi baru KIB, akan tetapi secara rasional partai politik yang memiliki kursi di Parlemen akan melakukan kalkulasi politik yang benar-benar matang.

Berbicara pemilu atau pilpres di Tahun 2024 mendatang, bukan sekedar memenangkan Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga mengangkat perolehan suara nasional partai politik.

Sudah pasti, partai politik memperhitungkan efek elektoral dari calon Presiden dan wakil Presiden terhadap perolehan suara nasional parpol” ujar Taufiq Ms.

Seperti halnya kejadian politik pada Pemilu tahun 2019, dimana PDIP dan Gerindra menjadi dua Partai Politik yang memperoleh suara tertinggi.

Pasangan calon yang diusung oleh Partai Gerindra tidak terpilih menjadi Presiden tetapi Gerindra mendapat surplus politik yang luar biasa dari Pencalonan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments