Selasa, Agustus 9, 2022
Google search engine
BerandaNasionalAksi Erick Thohir Bersih Bersih BUMN Zombi Mendapat Apresiasi dari Pengggerak Milenial...

Aksi Erick Thohir Bersih Bersih BUMN Zombi Mendapat Apresiasi dari Pengggerak Milenial Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus melakukan aksi bersih-bersih bagi perusahaan BUMN “Zombi”. Disebut BUMN Zombi, karena 7 perusahaan-perusahaan plat merah tersebut sudah tidak bisa dikembangkan, dan hanya menumpuk utang.

Aksi Erick tersebut mendapat apresiasi dari Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Taufik. Menurut Taufik, Aksi tersebut merupakan bentuk komitmen Erick dalam memajukan BUMN.

“Komitmen pak Erick dalam membersihkan BUMN Zombi perlu kita apresiasi,” ujar Taufik dalam keterangan tertulisnya, pada Rabu (27/7).

Taufik menambahkan, Erick sadar bahwa keberadaan BUMN Zombi akan membuat BUMN semakin merugi. Dampak yang dihasilkan pun cenderung negatif. Jadi, wajar jika Erick melakukan itu semua.

“Nggak ada untungnya mempertahankan BUMN Zombi. Langkah pak Erick sudah tepat. Fokus terhadap BUMN yang positif dan menguntungkan untuk negara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Taufik menilai dengan pembubaran BUMN yang tidak produktif, akan membuat BUMN lebih fokus mengembangkan perusahaan plat merah yang produktif dan mampu menghasilkan keuntungan yang besar untuk negara.

“Mengurus hal yang pasti dan meninggalkan hal yang merugikan adalah langkah cerdas pak Erick,” tambahnya.

Taufik berharap, dengan pembubaran BUMN Zombi, Erick bisa lebih fokus terhadap BUMN BUMN yang berjalan baik dan menghasilkan keuntungan yang besar.

“Berharap, narasi BUMN merugi tak terdengar lagi di telinga masyarakat umum ke depannya,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Erick Thohir sudah membubarkan tiga perusahaan BUMN “Zombi” termasuk PT Industri Geras (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero).

Sehingga, masih ada empat BUMN lainnya yang rencananya akan dibubarkan, antara lain, PT. Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments