spot_img
Kamis, Oktober 6, 2022
spot_imgspot_img
BerandaInternasionalSekjen PBB Bahas Persatuan, Gagas Koalisi Dunia

Sekjen PBB Bahas Persatuan, Gagas Koalisi Dunia

INTERNASIONAL, Topinfo: Sekretaris Jendral (Sekjend) Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), bahas soal persatuan dan menggagas koalisi Dunia. Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Antonio Guterres pada sidang majelis umum PBB, di New York, Amerika Srikat, (20/09/2022).

Dalam sidang majelis PBB, Antonio Gutters, menyoroti kondisi dunia yang akan mengalami masa bahaya. Tidak hanya itu sekjen PBB menyinggung kesenjangan geopolitik yang merusak tatanan dunia.

Antonio Guterres mengatakan, kesenjangan geopolitik merusak kerja Dewan Keamanan PBB. Hal ini tentu akan merongrong hukum internasional. Kemudian nanti akan merongrong keyakinan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga demokrasi. Dan di pastikan, merusak segala bentuk kerja sama internasional.

“Kita tidak bisa terus meneru dalam kondisi seperti ini,” ungkap Antonio Guterres.

Tidak hanya itu Antonio Guterres juga menyoroti negara-negara anggota G20 yang juga disebutnya memiliki masalah. Hal ini terjadi kerena standar pelelanya. kesenjangan geopolitik. Guterres khawatir pada akhirnya, negara-negara dunia berakhir dalam hubungan ‘G-nothing’.

Bahkan berbagai kelompok yang dibentuk di luar sistem multilateral oleh beberapa anggota. Pada kondisi tersebut, masyarakat internasional telah jatuh ke dalam perangkap kesenjangan geopolitik, seperti G-20.

“Ketika kondisinya terus seperti inu, maka dihadapkan degan kita berisiko berakhir dengan G-nothing,” ungkap Guterres.

“Tidak ada kerja sama. tidak ada dialog. tidak ada pemecahan masalah secara kolektif,” kata Guterres.

Guterres menegaskan logika kerja sama. Masih belum ada dialog, adalah satu-satunya jalan ke depan untuk menyelesaikan dan masukan atas perubahan Rapeeda tantangan globa.

Guterres juga menyoroti kondisi negara berkembang yang dihantam dari semua Lini. Mengingat saat ini bekum yakni aksi bersama.

Guterres juga membahas peluncuran gagasan atas stimulus SDG (Sustainable Development Goals) yang dipimpin G20. Hal ini kita lakukan kepastian hukum. “Smart Ctu untuk mendorong pembangunan berkelanjutan bagi negara-negara berkembang secara besar-besaran,” tutur Antonio.

“Diketahui bahwa, T G20 mendatang di Bali. Hali ini bertujuan supaya tempat untuk memulainya,” ungkap Antonio Guterres.


Editor: Fauzan B

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments