Minggu, Januari 29, 2023
Google search engine

Amerika Serikat Sepakat Investasi Rp. 10 Triliun Untuk Indonesia

Penulis:Ujang Nana

INTERNASIONAL, Topinfo.id: Pertemuan Presiden (RI) Jokowi dan Presiden (AS) Joe Biden pada KTT G20, Amerika Serikat sepakat investasi untuk Indonesia. Rencana investasi Amerika Serikat untuk Indonesia sebesar 700 juta dollar AS atau lebih dari Rp 10 triliun, (16/11/2022).

Dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden. Joe Biden selaku Presiden AS mengatakan, bersama, kita mengejar masa depan yang lebih baik. Melalui kemitraan Millennium Challenge Corporation (MCC), untuk berinvestasi 700 juta Dollar,” ungkap Joe Biden.

Berdasarkan lembar fakta kesepakatan kedua negara. Pemerintah Amerika Serikat sepakat investasi untuk Indonesia, dan menyelesaikan negosiasi untuk meluncurkan MCC Compact sebesar 698 miliar Dollar AS. Anggaran tersebut, terbagi menjadi 649 miliar Dollar dari pemerintah Amerika Serikat. Ditambah 49 miliar Dollar AS dari Indonesia.

Investasi tersebut akan di alokasikan untuk mengembangkan infrastruktur transportasi sadar iklim dan berkualitas tinggi di lima provinsi Tanah Air. Serta memobilisasi modal internasional guna mendukung pembangunan Indonesia. Salah satunya membangun kapasitas pasar keuangan.

Lembar fakta tersebut, menerangkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS dan Badan Pembangunan Internasional AS untuk membangun kerjasama bilateral. Serta akan memberikan 150 juta Dollar AS yang di fokuskan untuk bantuan keamanan Indonesia.

Selain itu, Investasi Amerika Serikat berencana dialokasikan untuk meningkatkan jumlah pusat konsultasi pendidikan di Indonesia menjadi sebesar 30 persen. Amerika Serikat juga akan memberi kesempatan lebih luas kepada para pelajar asal RI, untuk melanjutkan pendidikan ke Negeri Paman Sam.

Kerja sama di bidang kesehatan, pemerintah AS melalui Badan Perdagangan dan Pengembangan (USTDA), serta GE Healthcare mengumumkan rencana pembiayaan proyek percontohan kesehatan di Indonesia.

Dukung Indo-Pacific Economic Framework

Jokowi menegaskan dalam pertemuannya dengan Presiden Biden, atas komitmen Indonesia untuk mendukung Indo-Pacific Economic Framework (IPEF). Indo-Pacific Economic Framework (IPEF), merupakan kerangka ekonomi Indo-Pasifik merupakan inisiatif yang diluncurkan oleh AS dan kini telah diikuti oleh 14 negara.

“Bagi Indonesia, kerja sama konkret selalu menjadi acuan. Saya akan tugaskan Menko Perekonomian Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama Indo-Pacific Economic Framework (IPEF),” ungkap Jokowi.

Salah satu yang menjadi pembahasan, dalam pertemuan tersebut, tentang isu tentang Indo-Pasifik. Jokowi menegaskan, bahwa kerja sama ekonomi perlu terus diperkuat. Serta pentingnya masalah keamanan.

“Kemitraan Indonesia, ASEAN dengan Amerika Serikat dalam rangka, membangun kemakmuran di Indo-Pasifik. Harus terus diperkuat. sebagai Ketua ASEAN, tahun depan Indonesia akan mengadakan Indo-Pacific Infrastructure Forum. Hal ini merupakan salah satu implementasi konsep ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP), ” ungkap Jokowi.

“Saya sangat berharap AS dapat berpartisipasi dalam forum ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP). Sebagai wujud dukungan AS terhadap AOIP,” pungkas Jokowi.

Dapatkan update berita terbaaru setiap hari dari Topinfo.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Topinfo News Update", caranya klik link https://t.me/topinfoid_update, kemudian klik join.

Bagikan artikel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments