asd

Berita Utama

Senin, 22 Juli 2024
Senin, Juli 22, 2024
spot_img

Kebutuhan Daging Sapi Diprediksi Meningkat, Disnakkan Ciamis Perketat Pemeriksaan

Daerah, Topinfo: Menjelang perayaan Idul Adha 2024, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis memprediksi peningkatan kebutuhan daging sapi.

Menurut Giyatno, Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis, kebutuhan hewan kurban diperkirakan naik sekitar 2-5 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Kami memprediksi kebutuhan daging sapi untuk tahun ini akan meningkat sekitar 2 hingga 5 persen. Ketersediaan sapi sekitar 12 ribu ekor, dan permintaan diperkirakan mencapai sekitar 11.697 ekor,” jelas Giyatno, Selasa (14/5/2024).

Untuk memastikan kualitas daging kurban, Disnakkan Ciamis telah meningkatkan intensitas pekerjaan dan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara ketat.

Pemeriksaan ini mencakup dua tahap, yaitu Antemortem dan Postmortem, untuk mencegah penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Nanti kami akan melakukan pemeriksaan Antemorthem yang diperkirakan akan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 6 Juni mendatang. Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan Postmorthem,” kata Giyatno.

Selain pemeriksaan kesehatan, Disnakkan Ciamis juga fokus pada edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas daging. Edukasi ini meliputi informasi tentang tanda-tanda penyakit pada hewan dan cara penyembelihan yang benar sesuai dengan syariat Islam.

“Kita tahu kalau daging yang sudah terpapar penyakit tidak layak dikonsumsi, maka dari itu pencegahan melalui edukasi perlu dilakukan,” tambahnya.

Disnakkan Ciamis juga mengajak masyarakat untuk menggunakan wadah ramah lingkungan dalam distribusi daging kurban, mengurangi penggunaan kantong plastik dan sterofoam. Giyatno menyarankan penggunaan bahan seperti daun atau besek dari bambu sebagai alternatif.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun atau besek bambu, guna mengurangi penggunaan plastik,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah antisipatif ini, Disnakkan Ciamis berharap dapat memastikan daging kurban yang beredar di masyarakat dalam keadaan sehat dan layak konsumsi, serta mendukung perayaan Idul Adha yang aman dan berkualitas.

Menurutnya bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga untuk menjaga kualitas daging kurban.

Wadah alami seperti daun dan besek bambu diketahui lebih baik dalam menjaga kebersihan dan kesegaran daging dibandingkan dengan plastik yang dapat menimbulkan zat berbahaya jika digunakan secara tidak benar.

Giyatno juga menambahkan bahwa pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas daging dan cara penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam.

Edukasi ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada para juru sembelih.

Dapatkan update berita terbaaru setiap hari dari Topinfo.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Topinfo News Update", caranya klik link https://t.me/topinfoid_update, kemudian klik join.

Bagikan artikel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine
- Advertisment -
Google search engine