Sabtu, September 23, 2023
spot_img

DP2KBP3A Ciamis Bentuk Sekolah Siaga Kependudukan

Editor:Ujang Nana

DAERAH, Topinfo.id: Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan & Perlindungan Anak (DP2KBP3A), membentuk Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).

Diketahui, sebanyak 4 lembaga pendidikan ditunjuk menjadi sekolah rintisan SSK diantaranya, SMPN 1 Ciamis, SMAN 1 Ciamis, SMPN 1 Sindangkasih dan SMPN 1 Cijeungjing.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ciamis, Dr. Dian Budiyana M.Si, menjelaskan bahwa dasar pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan di Ciamis, sudah berdasarkan aturan yang berlaku.

Aturan tersebut diantaranya, UU no 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, Peraturan Pemerintah atau PP nomor 87 tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.

SKK Muncul Atas Kesepemahaman BKKBN & Kemendikbud

Selain itu, pembentukan SSK itu berdasarkan nota kesepahaman antara BKKBN dengan Kementerian Pendidikan tentang program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga pada satuan pendidikan.

“Kemudian diperkuat pula dengan nota kesepahaman antara kepala Perwakilan BKKBN Jabar dan Kadisdik Jabar. Serta nota kesepahaman antara DP2KBP3A Ciamis dengan Disdik Ciamis tentang pengembangan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana di Kabupaten Ciamis,” ungkap Dian Jumat (15/8/2023).

Menurutnya, pembentukan Sekolah Siaga Kkependudukan (SSK) merupakan salah satu upaya mengatasi permasalahan kependudukan yang cukup kompleks. Mengingat permasalahan kependudukan menjadi tantangan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Permasalahan di bidang kependudukan antara lain jumlah penduduk yang sangat besari. Kemudian tingginya arus migrasi dan besarnya jumlah penduduk usia muda, serta tantangan penyiapan penduduk usia muda agar menjadi SDM yang produktif,” ucapnya

Dian juga menjelaskan permasalahan tersebut, disebabkan oleh dinamika kependudukan ini bersifat jangka panjang.

“Jika kondisi ini tidak mendapat perhatian, maka akan kita khawatirkan dan sangat berpengaruh terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia,” ujar Dian

Menurutnya, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan itu, maka perlu adanya sinergitas dari semua pihak.

“Salah satu caranya adalah meningkatkan peran serta guru, dalam menanamkan pengetahuan, perilaku dan sikap yang adaptif dan responsif kepada peserta didik,” ujarnya.

Tujuan SSK Penuhi Materi Kependududkan

Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Ciamis, akan dilaksanakan dengan cara mengintegrasikan materi-materi kependudukan ke dalam proses belajar mengajar. Sesuai kurikulum dan kearifan lokal yang berlaku.

“Materi kependudukan ini bukan pelajaran baru. Jadi tidak harus menambah jam pelajaran. Guru atau pengajar cukup dan menyisipkan materi tentang kependudukan dalam proses KBM,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terbaaru setiap hari dari Topinfo.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Topinfo News Update", caranya klik link https://t.me/topinfoid_update, kemudian klik join.

Bagikan artikel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine
- Advertisment -spot_imgspot_img