Berita Utama

Sabtu, 15 Juni 2024
Sabtu, Juni 15, 2024
spot_img

Disnakan Ciamis Ungkap Hanya 429 Ekor Hewan Qurban Lolos Pemeriksaan

DAERAH, Topinfo.id: Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan (Disnakan) Ciamis, Giyatno mengungkap hanya 429 ekor hewan qurban yang lolos pemeriksaan jelang Iduh Adha.

Diketahui pemeriksaan tersebut, berlokasi di Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kamis (06/06/2024).

Giyatno mengatakan, pihaknya berusaha menjamin kesehatan terhadap hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan Antemortem.

“Pemeriksaan Antemortem ini sebenarnya sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu di setiap UPTD di Kabupaten Ciamis, sampai hari ini dan hari raya idul adha,” katanya.

Giyatno menjelaskan, setelah pemeriksaan antemortem, akan ada pemeriksaan postmortem setelah Idul Adha.

Pemeriksaan tersebut, bertujuan untuk memastikan cara pengolahan daging qurban yang baik, serta kualitas daging yang higienis.

“Kita telah melakukan beberapa rangkaian kegiatan, seperti sosialisasi. Termasuk bimbingan teknis kepada juru sembelih hewan,” ungkapnya.

429 Ekor Hewan Qurban Lolos Pemeriksaan

Selanjutnya, Giyatno menjelaskan hasil pemeriksaan Antemortem sapi qurban kali ini, dari total 554 ekor yang lolos ada 429 ekor. Pemeriksaan tersebut, berdasarkan laporan sampai tanggal 5 Juni 2024.

Dengan rincian sendiri untuk hewan kurban yang lolos setelah pemeriksaan antemortem, yakni sapi ada sebanyak 370 ekor, domba 26 ekor dan kambing 33 ekor.

“Jadi telah kita laksanakan secara uji kesehatan, bahkan kami juga sudah serahkan sertifikatnya yang berupa keterangan kesehatan hewan kurban,” ujar Giyatno.

Selain itu, dirinya mengungkap alasan hewan qurban yang tidak lolos tersebut, karena belum cukup umur dan cacat. Hal ini bertentangan dengan peraturan kementerian, yang mewajibkan hewan qurban harus sehat, tidak cacat, tidak kurus dan harus jantan.

“Alhamdulilah dalam pemeriksaan ini tidak kita temukan adanya penyakit di hewan kurban. Hanya saja yang tidak lolos itu karena ada beberapa hal yang tidak boleh berdasarkan peraturan menteri pertanian,” ucap Giyatno.

Dirinya juga membeberkan, pemeriksaan Antemortem baru dilaksanakan di 5 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Nantinya, akan bergerak ke kecamatan lainnya untuk pemeriksaan.

“Jadi kita bagi 5 UPTD, setiap UPTD itu ada timnya kami juga sudah memberikan tugas dengan SK dari kita,” jelasnya.

Untuk itu, Giyatno mengajak kepada masyarakat yang mampu untuk berkurban dan memilih hewan-hewan yang sudah ada sertifikat terkait kesehatannya dan lain-lain.

“Untuk pengemasannya sendiri tentunya kami sarankan kepada masyarakat agar dapat menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun atau besek, sehingga tidak mencemari lingkungan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terbaaru setiap hari dari Topinfo.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Topinfo News Update", caranya klik link https://t.me/topinfoid_update, kemudian klik join.

Bagikan artikel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine
- Advertisment -
Google search engine